Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pemanfaatan Bambu SebagaiReyengan Tempat Ikan Di Desa Kranji Kecamatan PaciranKabupaten Lamongan
DOI:
https://doi.org/10.55352/yrgrf426Kata Kunci:
PkM, Pemanfaatn Bambu, Ekonomi MasyarakatAbstrak
Abstrak. Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu strategi pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas, kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat. Desa Kranji kecamatan Paciran kabupaten Lamongan memiliki potensi sumber daya alam berupa bambu yang dapat dimanfaatkan sebagai reyengan (wadah atau tempat ikan) untuk mendukung aktivitas perikanan dan perdagangan hasil laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pemberdayaan masyarakat dalam pemanfaatan bambu sebagai reyengan tempat ikan, mengidentifikasi dampak ekonomi yang dihasilkan, serta menjelaskan faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan bambu sebagai reyengan tempat ikan mampu meningkatkan nilai ekonomis bambu, membuka peluang usaha bagi masyarakat, serta memperkuat ekonomi lokal berbasis potensi desa. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung pelestarian kearifan lokal dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan. Faktor pendukung meliputi ketersediaan bahan baku, keterampilan masyarakat, dan tingginya kebutuhan reyengan dalam aktivitas perikanan. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan inovasi produk, akses pemasaran, dan persaingan dengan produk berbahan plastik. Penelitian ini merekomendasikan adanya pendampingan, pelatihan kewirausahaan, dan dukungan pemerintah untuk meningkatkan daya saing produk reyengan bambu
Unduhan
Referensi
Gunawan, Hendra. (2021). Pemanfaatan Bambu Sebagai Produk Kerajinan Bernilai Ekonomi. Jurnal Pengabdian Masyarakat 5, no. 2: 118.
Buku Teks
Baiquni, M. (2007). Pembangunan yang Tidak Berkelanjutan: Refleksi Kritis Pembangunan Indonesia. Yogyakarta: Transmedia Global Wacana.
Chambers, Robert. (2014). Rural Development: Putting the Last First. London and New York: Routledge.
Commission on Environment and Development (CED). (1987). Our Common Future. Oxford: Oxford University Press.
Ife, Jim dan Frank Tesoriero. (2008). Community Development: Community-Based Alternatives in an Age of Globalisation. Sydney: Pearson Education Australia.
Koentjaraningrat. (2015). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Kotler, Philip dan Kevin Lane Keller. (2016). Marketing Management, 15th ed. New Jersey: Pearson Education.
Kretzmann, John P. dan John L. McKnight. (1993). Building Communities from the Inside Out: A Path Toward Finding and Mobilizing a Community's Assets. Chicago: ACTA Publications.
Martawijaya, Widjaja et al. (2005). Atlas Kayu Indonesia Jilid I. Bogor: Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan.
Midmore, J. E. M. (2019). Bamboo and Rattan: Pathways to Sustainable Development. Bangkok: INBAR.
Miles, Matthew B., A. Michael Huberman, dan Johnny Saldaña. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. California: Sage Publications.
Minke, Gernot. (2023). Building with Bamboo: Design and Technology of a Sustainable Architecture. Edisi ke-3. Basel: Birkhäuser.
Mubyarto. (1997). Ekonomi Rakyat dan Program IDT. Yogyakarta: Aditya Media.
Mubyarto. (1998). Ekonomi Rakyat: Program IDT dan Demokrasi Ekonomi Indonesia. Yogyakarta: Aditya Media.
Porter, Michael E. (2004). Competitive Advantage: Creating and Sustaining Superior Performance. New ed. New York: Free Press.
Putnam, Robert D. (1993). Making Democracy Work: Civic Traditions in Modern Italy. Princeton: Princeton University Press.
Putnam, Robert D. (2000). Bowling Alone: The Collapse and Revival of American Community. New York: Simon & Schuster.
Schumpeter, Joseph A. (2021). The Theory of Economic Development. London and New York: Routledge.
Sedyawati, Edi. (2006). Budaya Indonesia: Kajian Arkeologi, Seni, dan Sejarah. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Soebadio, Haryati. (1986). Kepribadian Budaya Bangsa (Local Genius). Jakarta: Pustaka Jaya.
Suharto, Edi. (2017). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat: Kajian Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosial dan Pekerjaan Sosial. Bandung: Refika Aditama.
Sumodiningrat, Gunawan. (1999). Pemberdayaan Masyarakat dan Jaring Pengaman Sosial. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Tambunan, Tulus. (2012). Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Indonesia: Isu-Isu Penting. Jakarta: LP3ES.
Todaro, Michael P. dan Stephen C. Smith. (2015). Economic Development, 12th ed. Boston: Pearson Education.
United Nations Environment Programme (UNEP). (2011). Towards a Green Economy: Pathways to Sustainable Development and Poverty Eradication. Nairobi: UNEP.
Widjaja, HAW. (2014). Otonomi Desa. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Zimmerer, Thomas W. dan Norman M. Scarborough. (2008). Essentials of Entrepreneurship and Small Business Management. New Jersey: Pearson Education.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ahmad Afan Zaini, Siswadi, Abdullah Zawawi, M. Habibi Alaudin Al- Falih

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


















