Urgensi Etika Islam dalam Pengembangan Artificial Intelligence

Authors

  • Rita Anisaturrizqi Universitas Islam Jember
  • Ahmad Halid Universitas Islam Jember
  • Prima Cristi Crismono Universitas Islam Jember

DOI:

https://doi.org/10.55352/edu.v3i2.2345

Keywords:

Artificial Intelligence, Ethics in Islam, Bibliometric Analysis

Abstract

Abstrak:                                                                                                                 

Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) berkembang pesat dan diterapkan dalam berbagai bidang seperti kesehatan, pendidikan, dan ekonomi, namun di balik manfaatnya terdapat tantangan etika dan tanggung jawab moral, terutama terkait bias algoritmik, privasi data, serta keadilan sosial. Dalam perspektif Islam, pengembangan AI harus sejalan dengan nilai-nilai keadilan (Al-‘Adl), kejujuran (Ash-Shidq), dan kemaslahatan umat (Al-Maslahah), sehingga penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan analisis bibliometrik kuantitatif untuk mengidentifikasi tren penelitian AI serta pendekatan kualitatif guna memahami perspektif Islam dalam etika AI. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam publikasi AI selama satu dekade terakhir, dengan dominasi oleh negara-negara maju seperti Amerika Serikat, China, dan India, sementara negara berkembang masih menghadapi kendala akses teknologi dan sumber daya penelitian. Dalam konteks Islam, AI memiliki potensi besar untuk kemaslahatan umat, misalnya dalam pendidikan dengan penerapan pembelajaran berbasis teknologi, dalam kesehatan untuk meningkatkan akurasi diagnosis medis, serta dalam ekonomi Islam guna mendukung sistem keuangan berbasis syariah, namun pengembangannya harus berlandaskan transparansi, keadilan, dan tanggung jawab moral agar tidak menimbulkan dampak negatif seperti eksploitasi data atau diskriminasi algoritmik. Oleh karena itu, regulasi berbasis etika Islam diperlukan untuk memastikan AI berkembang secara adil dan bertanggung jawab, sehingga kolaborasi antara ilmuwan AI dan pakar Islam menjadi penting dalam menciptakan kebijakan serta sistem AI yang tidak hanya canggih secara teknologi tetapi juga berlandaskan nilai-nilai Islam, sehingga AI dapat menjadi alat inovasi yang memberikan manfaat luas bagi umat manusia tanpa melanggar prinsip moral dan sosial.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdillah, Fazli. “Peran Perguruan Tinggi Dalam Meningkatkan Sumber Daya Manusia Di Indonesia.” EDUCAZIONE: Jurnal Multidisiplin 1, no. 1 (2020): 13–24. https://doi.org/https://doi.org/10.37985/educazione.v1i1.4.

Aria, Massimo, and Corrado Cuccurullo. “Bibliometrix: An R-Tool for Comprehensive Science Mapping Analysis.” Journal of Informetrics 11, no. 4 (November 1, 2017): 959–75. https://doi.org/10.1016/J.JOI.2017.08.007.

Arismunandar. “Manajemen Pendidikan Peluang Dan Tantangan.” Badan Penerbit Universitas Negeri Makassar 6, no. 1 (2006): 150.

Atho, Ahmad. “Integration of AI Tools in Islamic Education Curriculum Development Management : Challenges and Opportunities.” Journal of Loomingulisus Ja Innovatsioon 1, no. 1 (2024): 1–8.

Azis, A, and D Perawironegoro. “Implementasi Nilai-Nilia Moderasi Beragama Dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam (Studi Kasus Pondok Pesantren Tahfidz AL-Quran AL-Mansyur).” … International Conference on …, 2022. https://proceeding.iainkudus.ac.id/index.php/ICIE/article/view/125.

Bahri, Sumaiyah, and Anis Hamizah Hamid. “Exploration Of Stem And The Quran For Holistic Teaching And Learning.” Journal OfMultidisciplinary Islamic Studies EISSN 4, no. 1 (2024): 45–51.

Creswell, J. W. “Educational Research: Planning, Conducting, and Evaluating Quantitative and Qualitative Research. In Sustainability.” Educational Research 11, no. 1 (2019).

Crismono, P. C. “Metode Penelitian Pendidikan : Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Ptk, Dan Penelitian Pengembangan.,” 2024.

Crismono, Prima Cristi. Statistik Pendidikan: Untuk Penelitian Dengan Pendekatan Kuantitatif Baik Parametric Maupun Nonparametrik Dan Dilengkapi Dengan Penggunaan SPSS. Jember: UIJ Kyai Mojo, 2023.

Donthu, Naveen, Satish Kumar, Debmalya Mukherjee, Nitesh Pandey, and Weng Marc Lim. “How to Conduct a Bibliometric Analysis: An Overview and Guidelines.” Journal of Business Research 133 (2021): 285–96. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2021.04.070.

Dunn, C D. “Creating ‘Bright, Positive’ Selves: Discourses of Self and Emotion in a Japanese Public-Speaking Course.” Ethos 44, no. 2 (2016): 118–32. https://doi.org/10.1111/etho.12121.

Dwivedi, Y K. “Artificial Intelligence (AI): Multidisciplinary Perspectives on Emerging Challenges, Opportunities, and Agenda for Research, Practice and Policy.” International Journal of Information Management 57 (2021). https://doi.org/10.1016/j.ijinfomgt.2019.08.002.

Eck, Nees Jan van, and Ludo Waltman. “Software Survey: VOSviewer, a Computer Program for Bibliometric Mapping.” Scientometrics 84, no. 2 (2010): 523–38. https://doi.org/10.1007/s11192-009-0146-3.

Gao, Yanjun, Su Luan Wong, Mas Nida Md. Khambari, and Nooreen Noordin. “A Bibliometric Analysis of Online Faculty Professional Development in Higher Education.” Research and Practice in Technology Enhanced Learning 17, no. 1 (2022): 17. https://doi.org/10.1186/s41039-022-00196-w.

Goralski, M. “Artificial Intelligence and Sustainable Development.” International Journal of Management Education 18, no. 1 (2020). https://doi.org/10.1016/j.ijme.2019.100330.

Kasneci, E. “ChatGPT for Good? On Opportunities and Challenges of Large Language Models for Education.” Learning and Individual Differences, 2023. https://doi.org/10.1016/j.lindif.2023.102274.

Mafara, Abdullahi Maharazu. “MORAL EDUCATION IN NIGERIAN UNIVERSITIES AND ITS IMPACT ON NATIONAL DEVELOPMENT : AN ISLAMIC PERSPECTIVE.” ISRGJAHSS 2, no. 1 (2024): 92–96. https://doi.org/10.5281/zenodo.14174524.

Mazzà, C. “Technical Validation of Real-World Monitoring of Gait: A Multicentric Observational Study.” BMJ Open 11, no. 12 (2021). https://doi.org/10.1136/bmjopen-2021-050785.

Mutholingah, Siti, and Basri Zain. “Metode Penyucian Jiwa (Tazkiyah Al-Nafs) Dan Implikasinya Bagi Pendidikan Agama Islam.” Journal TA’LIMUNA 10, no. 1 (2021): 69–83. https://doi.org/10.32478/talimuna.v10i1.662.

Nasman, Pudji Astuti, and Dita Perwitasari. “ETIKA DAN PERTANGGUNGJAWABAN PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DI INDONESIA ETHICS.” Jurnal Hukum 5, no. 10 (2024): 1–13.

Nasution, H. “Emancipative Islamic Theology and Hifz Al-Din: Muslim Youth Resistance against Shamanism.” HTS Teologiese Studies / Theological Studies 79, no. 1 (2023). https://doi.org/10.4102/HTS.V79I1.8338.

Nazaruddin, Muhammad Alfiansyah. “ETIKA KOMUNIKASI ISLAMI DI MEDIA SOSIAL DALAM PERSPEKTIF ALQURAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEUTUHAN NEGARA.” Peurawi (Indonesian 4, no. 1 (2021): 77–90. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdfsequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI.

Nazmudin, Nazmudin. “Kerukunan Dan Toleransi Antar Umat Beragama Dalam Membangun Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).” Journal of Government and Civil Society 1, no. 1 (2018): 23. https://doi.org/10.31000/jgcs.v1i1.268.

Nurohman, Muhammad Agus, Wakib Kurniawan, and Dedi Andrianto. “Inovasi Dalam Pendidikan Islam Untuk Mengembangkan Kurikulum Nasional Menuju Konsep Local Genius 6 . 0 Internet of Things ( IoT ).” 1, no. 4 (n.d.).

Schwendicke, F. “Artificial Intelligence in Dentistry: Chances and Challenges.” Journal of Dental Research 99, no. 7 (2020): 769–74. https://doi.org/10.1177/0022034520915714.

Solihin. “Tanggung Jawab Digital Perusahaan Di Indonesia : Sebuah Tinjauan Konseptual.” Medkom: Jurnal Media Dan Komunikasi 3, no. 2 (2023): 74–92. https://e-journal.unair.ac.id/Medkom.

Tekdal, Mehmet. “Trends and Development in Research on Computational Thinking.” Education and Information Technologies 26, no. 5 (2021): 6499–6529. https://doi.org/10.1007/s10639-021-10617-w.

Tlili, A. “Is Metaverse in Education a Blessing or a Curse: A Combined Content and Bibliometric Analysis.” Smart Learning Environments, 2022. https://doi.org/10.1186/s40561-022-00205-x.

Wu, D. “A Fog Computing-Based Framework for Process Monitoring and Prognosis in Cyber-Manufacturing.” Journal of Manufacturing Systems 43 (2017): 25–34. https://doi.org/10.1016/j.jmsy.2017.02.011.

Yanuar, Fuad, Akhmad Rifai, Anis Chariri, and Abdul Ghofur. “Forensic Accounting and Islamic Behavioural Insight on Fund Misuse in 1 : 87 Diecast Hobby.” Journal of Islamic Accounting and Finance Research 7, no. 1 (2025): 127–44.

Yuniarti, Anisyah, Titin Titin, Fannisa Safarini, Ita Rahmadia, and Sinta Putri. “Media Konvensional Dan Media Digital Dalam Pembelajaran.” JUTECH : Journal Education and Technology 4, no. 2 (2023): 84–95. https://doi.org/10.31932/jutech.v4i2.2920.

Yusri, Nadia, Muhammad Afif Ananta, Widya Handayani, and Nurul Haura. “Peran Penting Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Pribadi Yang Islami.” Jurnal Pendidikan Islam 1, no. 2 (2024): 1–12. https://doi.org/10.47134/pjpi.v1i2.115.

Yusuf, M. “Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Meningkatkan Literasi Digital Pada Lembaga Pendidikan Islam.” AKSI: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 2, no. 2 (2024): 109–18. https://doi.org/10.37348/aksi.v2i2.360.

Downloads

Published

2025-12-26

How to Cite

Urgensi Etika Islam dalam Pengembangan Artificial Intelligence. (2025). Edu Journal Innovation in Learning and Education, 3(2), 163-176. https://doi.org/10.55352/edu.v3i2.2345