PENERAPAN HIERARKI MASLAHAH DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK KEAMANAN DAN KEBEBASAN

Penulis

  • Nur Syahrul Faisal
  • Muh. Ridho
  • Muh. Aru Fatwa
  • Kurniati

DOI:

https://doi.org/10.55352/htn.v4i2.3332

Kata Kunci:

Hierarki Maslahah, Kaidah La Darar, Keamanan Kebebasan, Maqashid Al-Syariah

Abstrak

Ketegangan antara keamanan negara dan kebebasan sipil menjadi dilema klasik yang kian intens di era digital, terutama pasca pengesahan KUHP baru (UU No. 1 Tahun 2023) yang berpotensi membatasi ranah privat. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan penerapan hierarki maslahah dalam kerangka maqashid al-syariah sebagai instrumen normatif untuk meresolusi konflik kepentingan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui terhadap tiga belas literatur terpilih yang diterbitkan antara tahun 2015 hingga 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keamanan negara ( hifz al-nafs ) dan kebebasan sipil ( hifz al-aql ) sama-sama memenuhi tingkat daruriyyat . Ketika terjadi benturan kepentingan, penyelesaiannya dilakukan melalui metode tarjih yang mengutamakan maslahah dengan esensi lebih kuat atau risiko kerusakan ( mafsadah ) terkecil. Pembatasan hak sipil hanya dianggap sah secara syariat jika memenuhi kriteria doktrin keharusan dan mematuhi kaidah lā ḍarar wa lā ḍirār . Implikasi penelitian ini adalah perumusan uji proporsionalitas berbasis syariah sebagai panduan bagi pembuat kebijakan untuk menyeimbangkan regulasi keamanan siber dengan hak asasi manusia.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Biografi Penulis

  • Nur Syahrul Faisal

    Penulis 1

  • Muh. Ridho

    Penulis 2

  • Muh. Aru Fatwa

    penulis 3

  • Kurniati

    penulis 4

Referensi

Al Hadana, F., Tashekal, T., Sukarman, S., & Margono, F. Constitutionalizing cybersecurity: Indonesia–Malaysia regulatory convergence through a maqasid al-sharia framework. Journal of Islamic Law on Digital Economy and Business, 1(2), 121–138. https://doi.org/10.20885/JILDEB.vol1.iss2.art2, 2025.

Al Hanif, A., Zahro', K., Aziz, M. S. R. K., Rusli, L., & Syahruddin. Productive waqf governance reform in the digital economy: A comparative legal study. Journal of Islamic Law on Digital Economy and Business, 1(2), 101–120. https://doi.org/10.20885/JILDEB.vol1.iss2.art1, 2026.

Apriliani, R. H., Virgiawan, S. P., & Marlina, L. Analisis maqashid al-syari'ah dalam pemikiran Islam Imam Al-Syatibi. JUREKSI: Journal of Islamic Economics and Finance, 3(2), 95–110. https://doi.org/10.59841/jureksi.v3i2.2626, 2025.

Daredmi, S., Rozalinda, & Zulvianti, N. Transformation of maslahah principles in e-commerce in Al-Ghazali's view. Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis, 6(4), 872–877. https://doi.org/10.37034/infeb.v6i4.1003, 2024.

Darma, A. M. R., Misbahuddin, & Kurniati. Konsep hukum Islam dalam mewujudkan stabilitas dan perubahan dalam masyarakat. Jurnal Pengabdian Mandiri, 2(1), 115–124, 2023.

Koswara, A., Herlina, L., & Kurniawati, N. Rethinking gharar in digital business subscriptions: A sharia perspective on automatic renewal practices. Journal of Islamic Law on Digital Economy and Business, 1(2), 139–151. https://doi.org/10.20885/JILDEB.vol1.iss2.art3, 2025.

Maulidi. Maqasid syariah sebagai filsafat hukum Islam: Sebuah pendekatan sistem menurut Jasser Auda. Al-Mazahib, 3(1), 1–19, 2015.

Putri, E. S., Faudzi, M. Y., & Kurniati. Peran pemimpin dalam menangani konflik keamanan nasional: Perspektif etika politik Islam. Ethics and Law Journal: Business and Notary, 2(2), 202–217, 2024.

Samdani, J. Doctrine of necessity (in Islamic jurisprudence). Global Journal of Human-Social Science, 19(12), 53–58, 2019.

Sukmana, R. A., Kurniati, & Sultan, L. Paradigma keadilan dalam penegakan hukum negara berdasarkan teori kebenaran perspektif filsafat hukum Islam. Jurnal Ilmiah Falsafah: Jurnal Kajian Filsafat, Teologi dan Humaniora, 8(2), 17–32. https://doi.org/10.21009/falsafah.v8i2.2776, 2022.

Sultan, N. L. Tinjauan hukum tentang kebebasan berpendapat (dari aspek hukum positif dan hukum Islam) (Skripsi Sarjana). Institut Agama Islam Negeri Palopo, 2022.

Tamam, A. B., Musthofa, M. A., & Khuluq, M. S. Islamic law and Indonesia's new criminal code: A critical analysis based on maqāṣid al-sharī'ah. Madinah: Jurnal Studi Islam, 13(1), 218–233. https://doi.org/10.58518/madinah.v13i1.4732, 2026.

Thoriquttyas, T., & Rohmawati, N. Maqasid al-sharia and the digital data ownership: From Al-Shatibi to Jasser Auda. Journal of Islamic Law on Digital Economy and Business, 1(2), 168–181. https://doi.org/10.20885/JILDEB.vol1.iss2.art5, 2025.

Wahab, A., & Mahdiya, I. Reconceptualizing halal industry governance in the digital economy: A maqasid al-sharia-based legal framework. Journal of Islamic Law on Digital Economy and Business, 1(2), 152–167. https://doi.org/10.20885/JILDEB.vol1.iss2.art4, 2025.

Wahyudi, T., Bakar, M. H., & Soleha, N. Digital transformation, intellectual capital, and sharia compliance in Indonesian Islamic banking. Journal of Islamic Law on Digital Economy and Business, 1(2), 182–201. https://doi.org/10.20885/JILDEB.vol1.iss2.art6, 2025.

Diterbitkan

26-10-2026

Cara Mengutip

PENERAPAN HIERARKI MASLAHAH DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK KEAMANAN DAN KEBEBASAN. (2026). The Republic : Journal of Constitutional Law, 4(2), 279-293. https://doi.org/10.55352/htn.v4i2.3332