INTERAKSI HUKUM EKONOMI SYARIAH DAN UU PERLINDUNGAN KONSUMEN: UPAYA MITIGASI GHARAR DALAM PRAKTIK SEWA-MENYEWA DI HABIBI OUTDOOR, WAJAK-MALANG
DOI:
https://doi.org/10.55352/ekis.v8i1.2304Keywords:
Gharar, Hukum Ekonomi Syariah, Ijarah, Perlindungan Konsumen, Sewa-MenyewaAbstract
Persewaan alat outdoor merupakan salah satu bentuk usaha ekonomi kreatif yang berkembang seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kegiatan pendakian dan wisata alam. Namun, praktik sewa-menyewa alat outdoor yang marak justru menyimpan potensi ketidakadilan dan ketidakpastian (gharar) yang bertentangan dengan prinsip dasar muamalah dan sering kali memunculkan persoalan terkait perlindungan hak konsumen, khususnya jika akad tidak disusun secara jelas, transparan, dan sesuai prinsip hukum ekonomi syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemenuhan hak penyewa pada persewaan Habibi Outdoor Wajak serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan prinsip akad ijarah dalam hukum ekonomi syariah dan ketentuan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian yuridis empiris, melalui observasi, wawancara mendalam, dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian hak konsumen belum terpenuhi secara optimal, terutama pada aspek transparansi informasi, perlindungan hukum, dan edukasi penggunaan barang. Terdapat unsur gharar dalam transaksi digital-informal yang termasuk dalam kategori gharar fahisy yang membatalkan akad karena menyangkut objek pokok (keselamatan jiwa). Sementara itu, pelayanan yang jujur, adil, dan bebas diskriminasi relatif terpenuhi, dan mekanisme kompensasi telah ada meskipun belum responsif, khususnya dalam penggantian barang. Diperlukan perbaikan berupa penyusunan akad tertulis yang rinci, peningkatan transparansi, pemberian edukasi kepada konsumen, dan penguatan mekanisme perlindungan hukum agar praktik persewaan sesuai prinsip hukum ekonomi syariah, menciptakan kesepakatan yang adil, serta meningkatkan kepercayaan konsumen.
Downloads
References
Antonio, M. S. (2001). Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik. Gema Insani Press.
Arifin, A., & Widyaningsih, N. (2021). Analisis Kinerja dan Kepuasan Pelayanan Terhadap Moda Transportasi Microtrans Jak Lingko (Puri Kembangan - Kalideres). Jurnal Sosial Teknologi, 1(5), 410–418. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v1i5.55
Az-Zuhaili, W. (2021). Terjemah Fiqih Islam Wa Adillatuhu. Maktabah Az-Zaen. https://archive.org/details/terjemah-fiqih-islam-wa-adillatuhu-mktbhazzaen/Terjemah Fiqih Islam Wa Adillatuhu - 5/page/n221/mode/2up
Dewan Syariah Nasional. (2000). Fatwa DSN-MUI No: 09/DSN-MUI/IV/2000 tentang Pembiayaan Ijarah.
Elhas, N. I. (2020). Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) dalam Tinjauan Umum Hukum Islam. Al-Tsaman, 2(1), 62–71. https://ejournal.uas.ac.id/index.php/Al-tsaman/article/view/307
Hasan, A. F. (2018). Fiqh Muammalah dari Klasik hingga Kontemporer (Teori dan Praktek). In Zainuddin (Ed.), UIN-Maliki Malang Press (1st ed.). UIN-Maliki Press.
Hasan, M. A. (2003). Berbagai macam transaksi dalam Islam (fiqh muamalat). Raja Grafindo Persada. https://books.google.co.id/books?id=Q-KyAAAACAAJ
Indrawan, S. N. (2020). PERANCANGANKAMPANYE KESELAMATAN PENDAKIANDALAM GERAKAN SALAM SAFETY DI GUNUNG LAWU JALUR CEMORO SEWU [ISI Surakarta]. http://repository.isi-ska.ac.id/4651/
Jalaludin, A., Damiri, A., & Nurbaeti, A. (2024). Analisis Praktik Sewa Menyewa Peralatan Camping Pada Lentera Outdoor Tegalmunjul Purwakarta Dalam Perspektif Akad Ijarah. JAMMIAH, 4(2), 175–204. https://doi.org/https://doi.org/10.37726/jammiah.v4i2.1256
Jawa Timur Outdoor. (n.d.). DAFTAR HARGA SEWA. Retrieved September 5, 2025, from https://jawatimuroutdoor.com/daftar_harga_rental_persewaan
Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata), Pub. L. No. 1548.
Latifa, N. (2024). RENTAL PRACTICES OF CAMPING EQUIPMENT IN THE FRAMEWORK OF SHARIA ECONOMIC LAW. Al-Iqtishadiah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 5(1), 35–49. https://doi.org/10.22373/iqtishadiah.v5i1.4870
Qudaimah, I. (1968). Al Mughni (5th ed.). Maktabah al-Qahirah.
Polindi, M. (2017). FILOSOFI DAN PERWUJUDAN PRINSIP TAUHȊDULLAH,DANAL-‘ADÂLAH, DALAMIJÂRAH, DAN IJARAH MUNTAHIA BI-TAMLIK (IMBT). EkBis: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 1(1), 1–11. https://doi.org/10.14421/EkBis.2017.1.1.998
Radar Banten. (2025, July 21). Pendaki Pulosari Capai 24 Ribu Orang. https://epaper.radarbanten.co.id/21/07/2025/pendaki-pulosari-capai-24-ribu-orang
Rizki, A., Abubakar, A., & Basri, H. (2023). Pandangan Al-Qur’an Terhadap Bentuk Transaksi Maysir, Gharar & Riba di Indonesia. Economics and Digital Business Review, 4(1), 422–434. https://doi.org/https://doi.org/10.37531/ecotal.v4i1.349
Rostiyati, A. (2013). Potensi Wisata Di Lampung Dan Pengembangannya. Patanjala, 5(1), 148–162. https://doi.org/10.30959/patanjala.v5i1.185
Safitry, D., Hasanah, N., & Umam, M. S. (2024). Analisis Risiko Akad Ijarah ‘ Ala Al - Manfa ’ ah Alat Hiking dan Camping Pada Persewaan di Melirang Mountain. Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis, 2(1), 227–237. https://doi.org/https://doi.org/10.62017/jemb
Said, M., Sukaimi, S., & Abduh, A. (2019). Sistem Sewa Menyewa Rumah Kos Dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Hukum Islam, 19(2), 45–69. https://doi.org/10.24014/jhi.v19i2.6411
Securities Commission Malaysia. (2007). Resolutions of the Securities Commission Shariah Advisory Council (2nd ed.). Suruhanjaya Sekuriti. www.sc.com.my
Subekti, R., & Tjitrosudibio, R. (2009). Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Pradnya Paramita. https://lib.ui.ac.id/detail?id=136902
Syafei, R. (2001). Fiqh muamalah. Pustaka Setia.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia 1 (1999).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fitri Andriani, Ririn Noviyanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
















