Putusan Hakim Mahkamah Agung tentang Dispensasi Kawin (Dispensasi Kawin dalam Sistem Hukum Indonesia)

Authors

  • Ahmad Nailul Mubarok Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan
  • R. Zainul Mushthofa Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

DOI:

https://doi.org/10.55352/josh.v3i02.930

Keywords:

Early marriage, Supreme court regulation, marriage dispensation

Abstract

This article discusses the process of examining marriage dispensation cases prior to and following the enactment of Supreme Court Regulation Number 5 of 2019 concerning Guidelines for Adjudicating Marriage Dispensation Cases. This paper was written using a qualitative research method, specifically normative and empirical juridical approaches. According to the findings of this study, the provisions of Supreme Court Regulation Number 5 of 2019 have explicitly regulated several things that are not specifically regulated in the formal and material rules governing marriage dispensation. The adoption of this regulation is anticipation and standardization for judges in making legal decisions so that court decisions pay more attention to the best interests of children when granting a marriage dispensation application.

References

Ali Imron. “Perlindungan Dan Kesejahteraan Anak Dalam Perkawinan Di Bawah Umur.” Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam13, no. 2 (2013)

Mughniatul Ilma, “Regulasi Dispensasi Dalampenguatan Aturan Batas Usia Kawin Bagi Anakpasca Lahirnya Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019.” Al-Manhaj: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam 2, no. 2 (2020).

Ramadhita. “Diskresi Hakim: Pola Penyelesaian Kasus Dispensasi Perkawinan.” De Jure: Jurnal Hukum dan Syar’iah 6, no. 1 (2014): 59–61.

___“Diskresi Hakim: Pola Penyelesaian Kasus Dispensasi Perkawinan.” De Jure: Jurnal Hukum dan Syar’iah 6, no. 1 (June 2014).

Soejono Soekanto. Pokok-Pokok Sosiologi Hukum. Jakarta: CV. Rajawali, 1982.

Sonny Dewi Judiasih. “Kontradiksi Antara Dispensasi Kawin Dengan Upaya Meminimalisir Perkawinan Bawah Umur Di Indonesia.” ACTA JURNAL, Jurnal Ilmu Hukum Kenotariatan Fakultas Hukum Unpade, no. 2 (2020): 203–222.

Sri Rahmawaty Yunus. “Analisis Penetapan Dispensasi Kawin Dalam Perspektif Undang-Undang Perlindungan Anak (Studi Kasusdi Pengadilan Agama Limboto.” Jurnal Ilmiah Al-Jauhari (JIAJ) Studi Islam dan Interdisipliner 3, no. 2 (2018).

Tim Penyusun. Laporan Tahunan Ditjen Badilag MA Republik Indonesia Tahun 2017 Sampai 2020 Tentang Dispenisasi Nikah. Laporan Tahunan. Jakarta: Ditjen Badilag MA Republik Indonesia, n.d.

___, Pencegahan Perkawinan Anak Percepatan Yang Tidak Bisa Ditunda Child Marriage Report. Jakarta: Badan Pusat Statistik dan Bappenas, 2020.

Tim Penyususunan dan Pengembangan Bahasa. “Kamus Besar Bahasa Indonesia.” Jakarta: Balai Pustaka, 1988.

“AIPJ2 | Australia Indonesia Partnership for Justice.” Accessed November 7, 2021. https://aipj.or.id/pages/publication/analisis-putusan-dispensasi-kawin-di-indonesia.

“Pengadilan Agama Izinkan 13 Ribuan Anak Menikah Sepanjang 2018.” Accessed November 7, 2021. https://news.detik.com/berita/d-4496033/pengadilan-agama-izinkan-13-ribuan-anak-menikah-sepanjang-2018

Downloads

Published

2024-06-29

How to Cite

Putusan Hakim Mahkamah Agung tentang Dispensasi Kawin (Dispensasi Kawin dalam Sistem Hukum Indonesia). (2024). JOSH: Journal of Sharia, 3(02), 141-151. https://doi.org/10.55352/josh.v3i02.930