Edukasi Kesadaran Hak dan Kewajiban Anak Sebagai Warga Negara di MA Mizanul 'Ulum Sanrobone
DOI:
https://doi.org/10.55352/keris.v5i2.2282Keywords:
Rights, Obligations, School EnvironmentAbstract
Rights and obligations are inherent in human beings and Indonesian citizens. In the school environment, rights and obligations are increasingly inherent for students as citizens. The UMI PKM team had the opportunity to visit one of their partners located in Sanrobone Village, Takalar Regency, namely MA Mizanul Ulum. Before the Community Service activity was carried out, the PKM team found various problems occurring with the partners, such as some students still frequently skipping school, not doing their homework, being late often, and violating other rules. Therefore, the PKM Team conducted legal counselling activities with the aim of helping students understand the importance of raising awareness of rights and obligations regarding rules and regulations as the basis for creating order and justice in the school environment. This activity is conducted thru lecture and discussion methods. The results of the activity show an increase in awareness of the rights and obligations of students at MA Mizanul Ulum. The implications of this activity are that it can cultivate legal awareness from an early age, instill discipline and a sense of responsibility, and shape students' characters to be integrated and well-rounded.
Downloads
References
Andi Ariyadin Putra. (2017). Identifikasi aset sarana sanitasi dasar dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) di Desa Baruga Kecamatan Bontomanai Kabupaten Kepulauan Selayar. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
CKiki Mega Sari. (2011). Analisis usaha pengolahan ikan asin di Kabupaten Cilacap. Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Fitri, A., Anandito, R. B. K., & Siswanti. (2016). Penggunaan daging dan tulang ikan bandeng (Chanos chanos) pada stik ikan sebagai makanan ringan berkalsium dan berprotein. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 9(2), 65–77.
Heruwati, E. S. (2002). Pengolahan ikan secara tradisional: Prospek dan peluang pengembangan. Jurnal Litbang Pertanian, 21(3), 92–99.
Kaseng, E. S., & Sulastry, T. (2017). IbM pindang manis dan pengawetan ikan mujair pada kelompok wanita nelayan di Kecamatan Tanete Rilau Kabupaten Barru. In Prosiding Seminar Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat (SNP2M) (pp. 288–291). Universitas Fajar Makassar.
Maulana, R. H., & Supriharjo, R. (2014). Merumuskan kriteria pengendalian lahan di area tambak Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Jurnal Teknik ITS, 3(2).
Mustaghfiroh, U. (2015). Studi kualitas air tanah dangkal untuk irigasi di Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik. Swara Bhumi, 3(3), 51–58.
Rohman, M. F., Nashihin, Ulfa, M., & Shomad, H. A. (2025). Pendampingan mahasantri dalam meningkatkan pemahaman nahwu melalui program musyawarah. Jurnal Santri: Journal of Student Engagement, 4(2), 176–184. https://doi.org/10.55352/santri
Wayan, N. S. A., Darmawan, D. P., & Sarjana, R. (2017). Implementasi model pemberdayaan perempuan berbasis pengembangan industri rumah tangga spesifik lokal di Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali. Jurnal Manajemen Agribisnis, 5(1), 93–102.
Yogiana, M. Y. (2012). Pengaruh pembangunan industri terhadap kondisi sosial ekonomi petani tambak di Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik. Jurnal Mahasiswa, 3(2), 83–90.
Zainuddin, Z., Nasrullah, & Novita, D. (2017). Home industri abon ikan bandeng ‘Bolu’ Desa Soreang Kabupaten Takalar. In Prosiding Seminar Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat (SNP2M) 2017 (pp. 506–511). Universitas Fajar Makassar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Farah Syah Rezah, Andi Tenri Sapada, Yuli Adha Hamzah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

















