Perbedaan Motivasi Belajar Santri yang Berasal dari Keluarga Utuh dan Broken Home di Pondok Pesantren
DOI:
https://doi.org/10.55352/uq.v16i1.352Keywords:
Motivasi Belajar ; Keluarga Utuh; Broken Home.Abstract
Motivation and learning are two things that influence each other. Learning is a change in behavior that is relatively permanent and potentially occurs as a result of practice or reinforcement based on goals, to achieve certain goals. While motivation can be said as the overall driving force of a person that causes learning activities, which ensures the continuity of learning activities and which gives rise to direction in learning activities.This research is a qualitative research that is field research or field research, namely research with data obtained from field activities. In this case the researchers collected and analyzed data from interviews, observations, and documentation in the Pondok Pesantren Sunan Drajat Paciran Lamongan, East Java.The results of the research conducted are 1). The difference in learning motivation between students with intact families and broken home families is very clear, based on the results of interviews, students with broken home families look more enthusiastic in learning than students who come from intact families, 2). There are several factors that influence students' motivation to learn, including: the condition of the students' family, the role of a teacher, and environmental conditions.
Downloads
References
AG, M AL
-
Mighwar Humammad, 2006
Psikologi Remaja
(Bandung: Pustaka Setia,).
Asrori Mohammad, 2010
Psikologi Remaja,
(jakarta: PT Bumi Aksara,).
Buku Panduan Santri Pondok Pesantren Sunan Drajat Banjaranyar Paciran Lamongan Tahun
/2002.
Latif Nasaruddin, 2001
Ilmu Perkawinan
(Bandung;Pustaka Hidayah,).
Luddin, Mabu Bakar.2010
Tinjauan Teori
( Bandung: Cita Pustaka Media Perintis)
M . A, Sadirman, 2007
Interaksi & Motivasi Belajar
(Jakarta:PT RAJA Grafindo,).
Masbukin Imam, 2012
Mengatasi Anak Mogok Sekolah
(Jogjakarta;
Laksana,).
Meleong J Lexy.,2005
Metode Penelitian Kualitatif
(Bandung: Remaja Rosdakarya,),
Meleong J Lexy., 2017
Metode Penelitian Kualitatif
(Bandung: PT.Remaja Rosdakarya,).eleong J. Lexy 2005,
Metode Penelitian Kualitaif
(Bandung: Remaja Rosdakarya
,),
Muhajir Neong 1996,
Metode Penelitian Kualitatif,
(Yogyakarta: Rake Sarasia)
Santrock W John., 2007
Remaja, ter. Benedictine Widyasinta
(Jakarta: Erlangga,).
Sugiyono, 2008
Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D
(Bandung: Alfabeta, cetakan
keempat,),.
Sugiyono, 2017
Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D
(Bandung: Alfabeta,).
Sugiyono
,2008
Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D,
(Bandung: Alfabeta,),
Sugiyono
,2008
Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&
D, (Bnandung:Alfabeta,),
Suhana Cucu, dan Hanafi’ah Nanang, 2012
Konsep Strategi Pembelajaran.
Syahidin, 2010
Menelusuri Metode Pendidikan Dalam Al
-
Alquran (
Bandung; Alfabeta,)
Tavris Carol, 2007
Psikologi Edisi ke 9, terj. Padang & Dinastuti
(Jakarta: E
rlangga,).
Tim Pengembang Ilmu Pendidikan FIP
-
UPI,
Ilmu & Aplikasi Pendidikan
(Bandung: PT IMTIMA,
, 141
Uno
B Hamzah
.
, 2007
Teori Motivasi dan Pengukurannya Analisi di Bidang Pendidikan
(Jakarta: Bumi
Aksara.)
Utami Munandar.,
Emansipasi dan Peran
Garuda Wanita Indinesia, Suatu Tinjauan Psikologis.
Depok UI
Press. 1983.
Wahyuni Nur Esa, 2007
Teori Belajar & Pembelajaran
(Jogjakarta: Ar
-
Ruzz media,).
Wahyuningtiyas Tri Devi,. 2016 “
Kesejahteraan Psikolosgis (Psychological Well Being) orang tua dengan
anak
ADHD(Attention Deficit Hyperactive Disorder)”,
(Skripsi, Universitas Islam Negeri
Maulana Malik
Ibrahim Malang,)

























