Soekarno dan Nasakom dalam Pendekatan Idiosinkratik (psikologi kepemimpinan
DOI:
https://doi.org/10.55352/bki.v3i1.173Keywords:
: Rezim Politik, Ideologi, Perang DinginAbstract
Orde Lama menjadi salah rezim politik di Indonesia dengan resistensi dan gejolak politik yang luar biasa baik didalam dan luar negeri. Kendali pimpinan di bawah Soekarno membawa Indonesia pada nuansa yang berbeda dari pemimpin setelanya. Pertarungan Ideologi yang terjadi didalam negeri memunculkan konsep politik nasakom (nasionalisme, agama dan komunisme) yang berarti secara tidak langsung memakomodir hamper semua ideology yang beredar di dalam negeri. Dengan keputusan tersebut maka dianggap bahwa Soekarno adalah pemimpin Indonesia yang nasionalis pada masa orde lama. Secara Idiosinkratik proses dan latar belakang watak ideologis Soerkano menjadi salah satu faktor dominan yang punya pengaruh besar. Diantaranya bahwa Soekarno adalah pemimpin yang revolusioner, visioner, parlente dan fashionable tentunya. Dalam artikel sederhana ini penulis mengunnakan pendeketah metodologi kualitatif dengan operasional studi kepustakaan. Hal ini mengingat kemudahan akses informasi yang hari bisa di dapatnya. Dengan penjelasan sederhana semacam ini, maka faktor personal punya pengaruh dominan dalam munculnya nasakom. Walaupun secara tentu faktor internal berupa politik domestic juga bisa jadi dominan. Lingkungan Internasional berupa gejolak Perang Dingin juga punya peran tidak kalah penting.
References
Adang Muchtar Ghazali, Perjalanan Politik Umat Islam dalam Lintasan Sejarah, (Bandung: PustakaSetia, 2004)
Afan Gaffar, Politik Indonesia Transisi Menuju Demokrasi. (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2006)
Argenti, G. (2017). Pemikiran Politik Soekarno Tentang Demokrasi Terpimpin. Jurnal Politikom Indonesiana, 2(2),
Fajrin, M. N. D.. Posisi Islam dalam Gagasan Nasionalisme, Agama dan Komunisme Soekarno (Doctoral dissertation, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta,2019).
Hassan, M. H.. Explaining Islam’s Special Position and the Politic of Islam in Malaysia. Muslim World, 97(2007) (2)
Manuputty, A., Patittingi, F., & Ashri, M.. The Existence Of Leading Islands Securing and The Border Areas Unitary State Of Indonesia (An Analysis In Law Perspective). International Journal of Scientific and Technology Research (2015), 4(12)
Qodri A. Azizy, Jejak-jejak Islam Politik. (Jakarta: Ditjen Bagais. 2004)
Sjuchro, D. W., & Besman, A.. Manajemen Isu Komunisme dalam Bingkai Nasakom di Era Soekarno (1959-1966). Jurnal Representamen Vol, 6 (2020) (02).
Soyomukti, Nurani, Soekarno dan Nasakom, (Yogyakarta : Garasi, 2008)
Wirawan. Kepemimpinan: Teori, Psikologi, Perilaku Organisasi, Aplikasi dan Penelitian. (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, . 2013),
Winata, L. Nasakom Sebagai Ideologi Negara Tahun 1959-1965. Avatara, eJournal Pendidikan Sejarah, . (2017) 5(3)
Internet
https://tirto.id/sejarah-nasakom-upaya-sukarno-menyatukan-tiga-kekuatan-politik-dnlt diakses pada 24/02/2023 pukul 19.09














