Efektivitas Layanan Konseling Sebaya (Peer Counseling) Untuk Meningkatkan Kedisiplinan Santri Di Pondok Pesantren Sunan Drajat Paciran Lamongan
DOI:
https://doi.org/10.55352/bki.v3i1.176Keywords:
Konseling Sebaya, Kedisiplinan, SantriAbstract Penyimpangan kedisiplinan santri pada umumnya hanya berupa kenakalan-kenakalan ringan sebagai upaya mereka untuk mencari perhatian, atau karena ingin mencoba hal baru, atau terkadang mereka hanya ingin meluapkan rasa jenu yang sedang mereka rasakan sebab padatnya kegiatan atau ketatnya peraturan di pesantren, namun jika penyimpangan yang bersifat ringan ini tidak segera di tangani maka tidak menutup kemungkinan akan meningkat menjadi kenakalan yang sedang atau bahkan menjadi kenakalan yang tergolong berat sebab sudah merugikan banyak pihak. Beberapa faktor yang menjelaskan peran teman sebaya sangatlah besar pengaruhnya sebab interaksi meraka sangat intensif, kegiatan bersama teman sebaya jauh lebih banyak yaitu sejak bangun tidur hingga tidur lagi mereka selalu bertemu satu sama lain. Peran teman sebaya dapat kita gunakan untuk mengatasi kasus penyimpangan kedisiplinan santri melalui layanan konseling sebaya yang sebelumnya telah dibekali dengan berbagai keterampilan yang disampaikan oleh seorang konselor ahli. Dari deskripsi tersebut dapat ditentukan rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: Bagaimana tingkat kedisiplinan santri dan apakah layanan konseling sebaya(Peer Counseling) dapat meningkatkan kedisiplinan santri di asrama Al-Khodijah Pondok Pesantren Putri Sunan Drajat Paciran Lamongan Tahun 2021?. Desaian penelitian merupakan penelitian eksperimen. Instrumen yang digunakan adalah memberikan angket kepada reponden dan melakukan Treatment layanan konseling sebaya yang didampingi konselor ahli. Berdasarkan uji Man Whitney U test yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa terdapat kenaikan tingkat kedisiplinan santri di asrama Al-khodijah sebesar 8,4% setelah dilakukannya layanan konseling sebaya, dengan nilai signifikasi sebesar .000 < 0,05 maka Hipotesis diterima bahwa layanan konseling sebaya efektiv untuk meningkatkan kedisiplinan santri di asrama Al-kodijah Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan.
References
Alwi, B. Marjani. Pondok Pesantren: Ciri Khas, Perkembangan, Dan Sistem Pendidikannya. Lentera Pendidikan.2013.
Amin, Samsul Munir. Bimbingan Dan Konseling Islam. Jakarta: AMZAH. 2010.
Azam, Ulul. Bimbingan dan Konseling Perkembangan di Sekolah Teori dan Praktik. Yogyakarta: CV Budi Utama. 2016.
Azwar, Saifuddin. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Belajar. 2013.
Cowie, H & Wallace, P. Peer in Action. Sage Publication.London: 200
Rogacion, Mary Rebecca ‘Rivkha’. Tumbuh Bersama Sahabat I Konseling Sebaya Sebuah Gaya Hidup. terj,
Elisa, Priwandini. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kedisiplinan Kerja Karyawan Pada PT. Suka fajar. Skripsi UIN SUSKA Riau. Riau: 2013.
Erhamwilda. Konseling Sebaya Alternatif Kreatif Layanan Bimbingan Konseling di Sekolah Yogyakarta: Media Akademi. 2015.
Fatich, Sabita Nurul. Peran Pondok Pesantren Darul A’mal Terhadap Peningkatan Nilai Religius Masyarakat Mulyojati 16 B Metro Barat. Skripsi, IAIN Metro. 2018.
Glinka, Josef. Manusia Makhluk Sosial Biologis. Artikel. Airlangga University.2019.
Gunarsa, Singgih D. Psikologi perkembangan anak dan remaja. Jakarta: Gunung Mulia. 2008.
Hadianti, Leli Siti. Pengaruh Pelaksanaan Tata Tertib Sekolah Terhadap Kedisplinan Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Universitas Garut. Garut:2008.
Hamidah, T., Hasanah, M. Efektivitas Konseling Sebaya (Peer Counseling) Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Pada Siswa Kelas Vii Mts. Tarbiyatut Tholabah Kranji Paciran Lamongan Tahun Pelajaran 2017/2018. Conseils: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam.| Vol. 01 No.01 (April, 2021) |p. 31-40. DOI: https://doi.org/10.55352/bki.v1i1.202
Hotijeh, Siti.Pengaruh Kematangan Emosi Terhadap Kedisiplinan Santri Mengikuti Kegiatan Pondok Pesantren. Skripsi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Malang: 2020.
Hunainah. Teori dan Implementasi Model Konseling Sebaya. Bandung: Rizqi Press. 2011.
Hurlock, Elizabeth B. Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Erlangga. Jakarta: 1980.
Jose RL Batubara. Adolescent Development (Perkembangan Remaja) Jakarta: Sari Pediatri. Artikel Departemen Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 2010.
Mary, Rebecca ‘Rivkha’ E. Rogacion. Tumbuh Bersama Sahabat I Konseling Sebaya Sebuah Gaya Hidup. Terj, A. Supratiknya. Yogakarta: Kanisius. 1996.
Mead, Hilton, dkk. Peer Support: A Theoritical Prespective. Amerika Serikat:2003.
Is Zuhrotunnisa Ibandiyah, Muhimmatul Hasanah. “Efektivitas Konseling Sebaya (Peer Counseling) untuk Meningkatkan Penyesuaian Diri santri. Jurnal CONSEILS: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 1 No.2, 2021. DOI: https://doi.org/10.55352/bki.v1i2.343
Ramadhan, Bilal M. Pengaruh Konseling Sebaya Dengan Teknik Token Economy Terhadap peningkatan kedisiplinan Anggota UKM Resimen Mahasiswa/202 Harimau Sumatera”. Skripsi Universitas Islam Negeri Raden Intan. Lampung: 2020.














