ANALISIS SOSIO-NORMATIF TERHADAP PUTUSNYA PERKAWINAN “PERCERAIAN” DISEBABKAN ADANNYA KETIDAK HAMONISAN DALAM RUMAH TANGGA

Authors

  • Nashiruddin Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam INSUD Lamongan
  • Hadi Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55352/uq.v14i2.395

Keywords:

Sosio - N ormatif, Ketidakharmonisan, Perceraian

Abstract

“Perkawinan yang ideal menjadi harapan setiap pasangan yang melangsungkan perkawinan, akan tetapi tidak selamanya seperti yang diharapkan, kegagalan dalam perkawinan akibat konflik (ketidakharmonisan) dari keluarga atau rumah tangga sering diakhiri dengan perceraian. Ketidakharmonisan keluarga adalah keadaan suatu keluarga yang didalamnya sudah tidak ada lagi ketenangan lahir maupun batin, karena berkurangnya atau tiadanya kerelaan dan keselarasan untuk hidup bersama dalam kesatuan keluarga. Ketidakharmonisan keluarga harus diselesaikan supaya keluarga tetap bahagia, sejahtera, dan mendapatkan ketenangan batin. Apabila keluarga sudah tidak harmonis lagi, maka sangat rawan akan terjadi perceraian. Karenanya, dalam hal ini perceraian merupakan jalan terakhir yang ditempuh apabila kedua belah pihak sudak tidak mungkin rukun kembali.”

Downloads

Download data is not yet available.

References

Moch Anwar

,

Dasar

-

dasar Hukum Islami

d

alam Menetapkan Keputusan Di

Pengadilan Agama

, Bandung

: CV. Dipenogoro, 1991

.

Basri Iba Asghary, Wadi Masturi,

Perkawinan dalam Syariat Islam

, Jakarta: PT.

Rineka Cipta, 1992.

Departemen

Pendidikan

dan

Kebudayaan,

Kamus

Besar

Bahasa

Indonesia,

Jakarta: Balai Pustaka, 2000.Endang Sumiarni,

Kedudukan Suami Isteri dalam Hukum Perkawinan,

Yogyakarta: Jalasutra, 2004.

Fatchiah E.

Kertamuda

,

Konselin

g Pernikahan untuk Keluarga Indonesia,

Jakarta:

Salemba Humanika, 2009.

Hasan

Shadily

,

Ensiklopedi

Indonesia,

Jakarta: Ichtiar Baru

-

van Houve, 1982.

Kamal

Mukhtar

,

Asas

-

asas Hukum Islam Tentang Perkawinan,

Jakarta: Bulan

Bintang, 1978.

Rahmat Hakim

Hukum Perkawinan Islam

, Bandung: CV. Pustaka Setia, 2000.

Sri Lestari,

Psikologi Keluarga

, Jakarta: Kencana, 2012.

Syarbini

Karim

,

Membangun Rumah Tangga yang Harmonis: Nasehat

Perkawinan dan Keluarga,

tp: tpp.

Undang

-

undang

Republik

Indonesia Nomor 1 Tahu

n 1974 tentang

Perkawinan dan Komplikasi Hukum Islam

, Bandung: Citra Umbara, 2007.

Downloads

Published

2019-10-01

How to Cite

ANALISIS SOSIO-NORMATIF TERHADAP PUTUSNYA PERKAWINAN “PERCERAIAN” DISEBABKAN ADANNYA KETIDAK HAMONISAN DALAM RUMAH TANGGA. (2019). Ummul Qura Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan, 14(2), 21-31. https://doi.org/10.55352/uq.v14i2.395