MEMBUMIKAN PANCASILA (AL-USHUL AL-KHAMSAH) MU’TAZILAH

Authors

  • Muhyidin Muhyidin Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan
  • Nashihin Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55352/uq.v14i2.402

Keywords:

Al - Ushul Al - Khamsah , Mu‟tazilah

Abstract

Mu‟tazilah yang lahir abad ke-2 Hijrah membawa dimensi baru dalam pemikiran teologi. Ia membawa masalah-masalah teologi lebih mendalam bila dibanding dengan teologi lain. Pembahasan teologis yang dilakukan oleh Mu‟tazilah lebih rasional, karena kaum Mu‟tazilah lebih banyak menggunakan akal dalam pembahasannya. Jika ada arti ayat yang tidak dapat ditangkap oleh akal, maka mereka melakukan ta‟wil hingga ada kesejajaran antara arti ayat Al-Qur‟an dengan akal. Hal itu pula yang menyebabkan golongan ini dikenal dengan sebutan “Kaum rasionalis islam”. Kaum Mu‟tazilah merupakan kelompok yang berfikir rasional yang pertama dalam Islam. Mereka berjasa dalam menyusun teologi yang sistimatis dan filosofis sehingga dapat mempertahankan serangan-serangan yang datang dari orang luar, meskipun pada akhirnya banyak orang yang tidak setuju dengan pendapatnya. Kadangkala mereka mendapat caci makian yang sangat berlebih-lebihan dari lawannya karena tidak mampu menangkap pemikiran yang dilontarkan oleh kaum Mu‟tazilah itu. Dampak lebih jauh dari adanya perbedaan pendapat dengan kelompok lain itu menimbulkan ajaran-ajaran atau faham masing-masing. Ajaran dasar yang menjadi pegangan kaum Mu‟tazilah dikenal dengan sebutan al-Ushul al-Khamsah atau dikenal sebagai “Pancasila” Mu‟tazilah (Harun Nasution, 1972 : 42). Ajaran dasar Mu‟tazilah itu adalah (1). al-Tauhid, (2). al-„Adl, (3). al-Wa‟ad, wa al-Wa‟id, (4). al-Manzilah bain al-Manzilatain, dan (5). al-Amr bi al-Ma‟ruf wa al-Nahy „an al-Munkar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abd. Al

-

Jabbar bin Ahmad,

Syarh Al

-

Ushul Al

-

Khamsah.

Kairo: Maktab

Wahbab.1965.

Abi Al

-

Fath Muhammad Abd Al

-

Karim Asy

-

Syah

rastani.

Al

-

Milal wa An

-

Nihal.

Beirut: Dar Al

-

Fikr. t.t.

Abdul Rozak,

Ilmu Kalam.

Bandung: Pustaka Setia. 2014.

Harun Nasution.

Teologi Islam, Aliran

-

aliran Sejarah, Analisa Perbandingan.

Jakarta: UI Press. 1986.

Luis Maluf.

Al

-

Munjid fi Al

-

Lughah

. Beirut: Darul Kitab Al

-

Arabi. t.t.

Mahmud Mazruah.

Tarikh Al

-

Firaq Al

-

Islamiyah

. Kairo: Darul Kitab Al

-

Arabi.

Nurcholis Madjid.

Islam Doktrin dan Peadaban.

Cet. II. Jakarta: Yayasan

Wakaf Paramadina. 1995.

Tosihiko Izutsu.

Konsep Kepercayaan dalam

Teologi Islam.

Terj. Agus Fahri

Husein, dkk. Cet. I. Yogyakarta: Tiara Wacana. 1994.

W. Montgomery Watt.

Kejayaan Islam, Kajian Kritis dari Tokoh Orientalis.

Terj.

Hartono HadiKusumo. Yogyakarta: Tiara Wacana. 1990.

Downloads

Published

2019-10-01

How to Cite

MEMBUMIKAN PANCASILA (AL-USHUL AL-KHAMSAH) MU’TAZILAH . (2019). Ummul Qura Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan, 14(2), 105-114. https://doi.org/10.55352/uq.v14i2.402

Most read articles by the same author(s)