GRUP SHALAWAT SEBAGAI MEDIA DAKWAH BAGI MASYARAKAT Di ERA MILENIAL

Authors

  • Imam Safi’i Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

DOI:

https://doi.org/10.55352/kpi.v1i1.200

Keywords:

Dakwah, Media, Grup Shalawat

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang fenomena dakwah masyarakat di era milenial yang
ditandai dengan hadirnya tehnologi yang serba fisik (lama) digantikan dengan
tehnologi digital yang menghasilkan sesuatu yang benar-benar baru serta
lebih efisien dan lebih memberikan manfaat. Internet sebagai salah satu media
yang hadir di era ini menjadi salah satu media yang memberikan kebebasan
serta kemudahan kepada para user. Jarak tempuh yang jauh pada era ini sudah
tidak lagi menjadi sekkat kehidupan di masyarakat. Maka hadirnya era digital
sebagai salah satu media yang digunakan generasi melenial ini ber-efek pada
adanya perubahan pola hidup pada sebagian masyarakat yang meneyebabkan
problematika kehidupan melanda mereka, hal ini di tandai oleh nistepa
psikologis, keringnya karakter, keringnya spiritual hingga problematika hidup
yang menghampiri mereka. Maka pembacaan shalawat menjadi satu jalan
obat alternatife untuk menyembuhkan adanya penyakit yang melanda mereka
(generasi milenial) sebagai kebutuhan (basic need) dasar di akibatkan adanya
kecenderungan hidup yang serakah, tamak, meterialistik dan hidonistik. Oleh
sebab itu hadirnya Jam iyah Shalawa Benning diharapkan mampun
mengobati adanya kekeringan spiritual dan menghadirkan ketenangan bagi
masyarakat milenial disaat mereka tak lagi dipisahkan dengan jarak dan
waktu, disaat mereka hidup secara indifidualistik maka grup shalawat jam
iyah Benning merupakan salah satu media yang bisa di bilang efektif bagi
generasi ini.

References

Abdullah, Assegaf, Habib, dkk Mukjizat Shalawat, Jakarta Selatan: Qultum Media Anggota IKAPI, 2009 Ali, Aziz Moh, Ilmu Dakwah Edisi Revisi, Jakarta: Kencana, 2009 Ali, Mahfuzd, Syeikh Hidayatul Mursyidin, Yogjakarta: Tiga A, 1970 Arifin, Anwar, Dakwah Kontemporer : Sebuah kajian Komunikasi, Yogyakarta : Graha Ilmu 2011 Aripuddin, Acep dan Syambas, Syukriadi, Dakwah Damai : Pengantar Komunikasi Antar Budaya, PT Remaja Rosdakarya : Yogyakarta 2013 Asmuni Syukir, Dasar-Dasar Strategi Dakwah Islam, Surabaya: Al-Ikhlas, 1983 Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya, Bandung : CV Penerbit Diponegoro, 2008 Hakim, Al Ghozali, M. Dzikrul. Silaturrahim Perspektif Filsafat Islam Ontologi, Epistemologi, Aksiolog), Dinamika Jurnal Pendidikan Dan Kajian Ke Islaman, Vol 1 No 1 2016 Hasyim, Wahid Terjemah Hadis Shahih Buchari Jakarta: Widjaya, 1951 Kholiq, Abdul, kadersisasi da’i moderat era milenial di pengurus cabang nahdlatul ulama kabupaten kendal, AN Nida’ : Jurnal Komunikasi Islam Vol 11 No 2 2014 Muriah, Siti, Dakwah Kontemporer, Yogyakarta: Mitra Pustaka, 2000 Noer, Effendi, Tadjuddin, BudayaGotong Royong Masyarakat dalam Perubahan Sosial Saat Ini, Jurnal Pemikiran Sosiologi Volume 2 No.1 , Mei 2013 Taufiq, Ari, Nugroho, Bekti, Generasi Muslim Milenial Sebagai Model iIslam iyyah Zaman Now,At-Tahdzib Jurnal Studi Islam Dan Muamalah 32-50 2019 Ya’qub, Hamzah, Publistik Dakwah, Bandung: Diponegoro, 1992 Zain, Hefni, Mutiara di Tengah Samudra Biografi, Pemikiran dan Perjuangan KH. Ach. Muzakki Syah, Surabaya: eLKAF, 2007 Sejarah lengkap sholawat etrsebut dan asal-usulnya sampai ke Indonesia dalam http://tanbihun. com/sejarah/asalusul-tarhim- menjelangsubuh/#.UUurHWqRwWY, diakses minggu 18 Agustus 2019 Jamiyah Benning-KH Ahmad Azaim, Shalawat, sastra dan Budaya, Lihat http :// WWW.nu.or.Id/post/read/101561 di akses pada minggu 18 Agustus 2019 Ach Nur, Menyelematkan Pelajar Dari Godaan Global, Timses Indonesia.co.id.2019 https://www.nu.or.id/post/read/101561/jamiyah-bhenning-khr-achmad-azaimibrahimy-shalawat-sastra-dan-budaya. di akses pada 11 Januari 2020

Downloads

Published

2019-11-01