POLA KOMUNIKASI GURU DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI TPQ ROUDLOTUL QUR’AN SEDAH JENANGAN PONOROGO
DOI:
https://doi.org/10.55352/kpi.v4i1.241Keywords:
Pola Komunikasi, Guru, Belajar Mengajar.Abstract
Pola komunikasi merupakan bagian dari proses komunikasi, dimana proses komunikasi ini merupakan Serangkaian dari aktivitas yang menyampaikan pesan hingga diperolehnya timbal balik. Melalui pola komunikasi yang baik, dapat memberikan respon yang sangat positif bagi perkembangan anak didik dan proses belajar mengajar sehingga dapat menciptakan suatu komunikasi yang efektif bagi komunikator dan komunikan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan: (1) Bagaimana bentuk komunikasi guru dalam proses belajar mengajar di TPQ Roudlotul Qur’an dengan anak didiknya. (2) Bagaimana pola komunikasi guru dalam proses belajar mengajar di TPQ Roudlotul Qur’an dengan anak didiknya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, dokumentasi dan wawancara. Analisis data yang digunnakan yakni reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah 1. Bentuk pola komunikasi yang dilakukan guru dalam proses belajar mengajar di TPQ Roudlotul Qur’an dengan anak didiknya yakni komunikasi kelompok. Namun terdapat beberapa guru yang sesekali menggunakan komunikasi interpersonal untuk menjalin kedekatan dengan siswaPola komunikasi guru yang dilakukan dalam proses belajar mengajar di TPQ Roudlotl Qur’an ini yakni pola komunikasi satu arah, dua arah dan multi arah. Namun dari ke tiga pola komunikasi tersebut, pola komunikasi satu arah lebih mendominasi. Hal tersebut disebabkan masih adanya guru yang monoton dan tidak berinovasi sehingga siswa merasa bosan dan tidak melakukan umpan balik pada saat guru melakukan komunikasi. 2. Pola komunikasi guru yang dilakukan dalam proses belajar mengajar di TPQ Roudlotl Qur’an ini yakni pola komunikasi satu arah, dua arah dan multi arah. Namun dari ke tiga pola komunikasi tersebut, pola komunikasi satu arah lebih mendominasi. Hal tersebut disebabkan masih adanya guru yang monoton dan tidak berinovasi sehingga siswa merasa bosan dan tidak melakukan umpan balik pada saat guru melakukan komunikasi.
References
Agam. Hasil Wawancara, 26 Oktober 2022.Alo Liliweri. Komunikasi Antar Pribadi,. Bandung: Citra Adytia Bakti, 1991.Anto Susanto. “Pola Komunikasi Guru Dalam Pembinaan Akhlak Siswa SMK Al-Fajar Kasui WayKanan.” UIN Raden Intan Lampung, 2018.Atik Ashfihani. hasil wawancara, 25 Oktober 2022. Chusnun Niamah. Hasil Wawancara, 27 September 2022.Farhan. Hasil Wawancara, 31 Oktober 2022.Ibnu Mubaroq. “Pola Komunikasi di Pondok Pesantren Gintungan dalam Meningkatkan ProgramThfidzul Qur’an” (Salatiga: IAIN Salatiga, 2020).” IAIN Salatiga, 2020.Naila. Hasil Wawancara, 26 Oktober 2022.Nurdin. System Komunikasi Indonesia,. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2010.Onong Uchjana Effendi. “Dimensi-Dimensi komunikasi.” Bandung: Alumni, 1976.Onong Uchjana Effendy. Dinamika Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2004.Onong Uchjana Effendy. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2019. Rifa’atul Mahmudah. hasil wawancara, 1 November 2022.Sisdiknas. Undang-Undang Republik Indonesia No.20 tahun 2003. Bandung: Citraumbara, 2003.Siti Hindun. hasil wawancara, 1 November 2022.Siti Nur Kholifah. hasil wawancara, 25 Oktober 2022.Sr. Maria Assumpte Rumanti OSF. Dasar-dasar Public Relation Teori dan Praktik. Jakarta: Grasindo,2002.Syaefullah. Psikologi Perkembangan Pendidikan. Bandung: Setia, 2012.Syaiful Bahri Djamarah. Guru dan Anak Dalam Interaksi Edukatif. Jakarta: PT. Renika Cipta, 2005. ———. Pola Asuh Orangaa Tua dan Komunikasi Dalam Keluarga. Jakarta: Renika Cipta, 2017. Teguh Meinanda. Pengantar Ilmu Komunikasi (Bandung: Armico, 2003). Bandung: Armico, 2003. Wasty Sumanto. Psikologi Pendidikan. Malang: PT. Renika Cipta, 1990.Yusril. Hasil Wawancara, 26 Oktober 2022