KONSEP FILOSOFIS TRANSFORMASI DAKWAH HUMANIS DALAM PERSPEKTIF KUNTOWIJOYO

Authors

  • Hadi Ismanto Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

DOI:

https://doi.org/10.55352/uq.v10i2.441

Keywords:

Konsep Filosofis Transformasi Dakwah Humanis, Kuntowjoyo

Abstract

Hakekat transformasi dakwah humanis ini pada dasarnya adalah pembebasan totalitas manusia dari tata kehidupan jahiliyah menuju khair al-ummah. Dalam pemikiran Kuntowijoyo, dakwah humanis di samping berfungsi sebagai kritik juga dapat memberi petunjuk ke arah trasnformasi. Dakwah humanis yang bertolak dari ajaran al-Qur’an dalam surat al-Imran, ayat: 110, yaitu petunjuk ke arah tindakan-tindakan emansipasi atau humanisasi, liberasi dan trandensi. Sebagai umat terbaik yang diturunkan oleh Allah ke atas muka bumi ini, umat Islam seyogyanya sejak dini berusaha memperbaiki keadaan umat dengan dibimbing oleh suatu tuntunan yang jelas dan berdimensi transendental. Semua ini dapat dilakukan karena Islam memiliki konsep yang solutif. Dengan demikian, kalimat “umat terbaik” tidak hanya sebatas selogan yang ada di dalam kitab suci. Akan tetapi, bisa terwujud dalam konteks sosial-kemasyarakatan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Departemen agama RI, Al-Qur’an

Asghar ali engineer, Menemukan kembali visi profetis Nabi; tentang gagasan

pembebasan dalam kitab suci, terj dewi nurjulianti, dalam jurnal ilmu

dan kebudayaan ulumul qur’an, vol. III, no 4, tahun 1992.

Asghar Ali Engineer, Islam dan Teologi Pembebasan, Yogyakarta; Pustaka

Pelajar, 1999.

Ahmad muwafiq, Menata Kembali Wacana Dakwah, mengenai makna rumusan

al-nafy wal isbat dapat dilihat dalam buku Nurcholish Masjid, Islam

Doktrin dan Peradaban; sebuah telaah kritis tentang masalah keimanan,

kemanusiaan dan kemodernan. Jakarta: Paramadina, 2000.

Ahmad muwafiq, “Menata Kembali Wacana Dakwah dalam Ketertindasan Sosial

Budaya”, dalam populus vol I BEM-J PMI fakultas dakwah UIN sunan

kalijaga, 2001.

Andy dermawan, “Paradigma Filsafat Dakwah dalam Pengembangan Masyarakat

Islam”, dalam jurnal populus vol I BEM-J PMI fakultas dakwah UIN

Sunan Kalijaga, 2001.

Endang Saifuddin Ansharim, Ilmu, Filsafat Dan Agama (Surabaya: PT. Bina

Ilmu, 1987).

John M. Echols dan Hasan Shadily, Kamus Inggris Indonesia (Jakarta:

Gramedia , 1995).

Komarudin Hidayat, Agama Untuk Kemanusiaan, dalam esai Surat Kabar

Seputar Indonesia, Edisi : Jum’at 22 Februari 2008.

Kuntowijoyo, “Ilmu Sosial Profetik”. Ulummul Qur’an, No.1. Vol. 1. April-Juni

---------, Muslim Tanpa Masjid: Esai-Esai Agama, Budaya Dan Politik Dalam

Bingkai Strukturalisme Transindental Bandung: Mizan, 2001.

---------, Dinamika Sejarah Umat Islam Indonesia, Yogyakarta: Shalahudin Press,

---------, Identitas Politik Umat Islam (Bandung: Mizan , 1994).

---------, Paradigma Islam Interprestasi Untuk Aksi (Bandung: Mizan, 1994).

Mansour Fakih, “Mencari Teologi Untuk Kaum Tertindas: Khidmat Dan Kritik

Untuk Guruku Prof. Harun Nasution”, Dalam Refleksi Pembaharuan

Pemikiran Islam, Jakarta: LSAF, 1989.

Downloads

Published

2017-11-01

How to Cite

KONSEP FILOSOFIS TRANSFORMASI DAKWAH HUMANIS DALAM PERSPEKTIF KUNTOWIJOYO. (2017). Ummul Qura Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan, 10(2), 102-120. https://doi.org/10.55352/uq.v10i2.441