OPTIMISME IBU YANG MEMILIKI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI GRESIK
DOI:
https://doi.org/10.55352/bki.v4i1.927Keywords:
Optimisme, Ibu, Anak Berkebutuhan KhususAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran optimisme ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 2 ibu yang mempunyai anak berkebutuhan khusus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur dan observasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Hubbberman. Teknik kredibilitas yang digunakan yaitu triangulasi teknik. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah kedua subjek mempunyai keyakinan bahwa anak bekebutuhan khusus akan menjadi lebih baik. Subjek memilih untuk selalu berpikir positif terhadap semua yang dialami. Harapan subjek dimasa depan ingin anaknya jauh lebih baik dari sekarang. Subjek merasakan bahwa terdapat perubahan dalam dirinya, yaitu lebih sabar dalam menghadapi anaknya.
References
Andreyko, B. (2016). The emotional state of parents in the structure of the stages of the experience of having a child with developmental disabilities. Journal of Education Culture and Society, 2. DOI:10.15503/jecs20162.150.157
Carver, S. Charles., Scheier, F. Michael., & Segerrstrom, C. Suzanne. (2010). Optimism. Clinical Psychology Review, 30(7). http://dx.doi.org/10.1016/j.cpr.2010.01.006
Creswell, J. W. (2014). Penelitian Kualitatif Dan Desain Riset: Memilih Diantara Lima Pendekatan Kualitatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ghufron, M. Nur.,& Rinawati, Rini. (2019). Teori-Teori Psikologi. Yogyakarta: Ar-Ruzz
Hardi, F. N., & Sari, P. F. (2019). Parenting stress pada ibu yang memiliki anak autis. HISBAH: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam, 16 (1). DOI: https://doi.org/10.14421/hisbah.2019.161-02
Lestari, D., & Sopingi. (2018). Hubungan pola asuh orangtua dan kemandirian anak autis. Jurnal Ortopedagogia,4 (1). Diunduh pada http://journal2.um.ac.id/index.php/jo/article/view/4404
Mangunsong, Freda. (2011). Psikologi Dan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Jilid Dua. Jakarta: Psikologi UI
Marshall, G.N., & Lang, E.L. 1990. “Optimism, Self Mastery, and Symptoms of Depression in Woman Professionals”. Journal of Personality and Social Psychology, 62, 1067-1074.
Mc Clelland, D.C. 1961. The Achieving Society. New Jersey : D. Van Nostrand Company, Inc
Menteri Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak. (2017). Peraturan Menteri Pemerdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Tentang Perlindungan Khusus Bagi Anak Penyandangn Disabilitas. Jakarta: Meteri Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak .
Nirmala, A. Putri. (2013). Tingkat kebermaknaan hidup dan optimisme pada ibu yang mempunyai anak berkebutuhan khusus. Developmental and Clinical Psychology, 2 (2). http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/dcp
Paczkowski, Emilie.,& Baker, B.L. (2008). Parenting children with developmental delays: the role of positive beliefs. Journal of Mental Health Research in Intellectual Disabilities. https://doi.org/10.1080/19315860801988392R
Rahayu, Setyowati. (2018). Peran orangtua dalam pembinaan prestasi belajar anak. Jurnal Pendidikan Khusus, 10(2). Diunduh pada https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-khusus/article/view/24571
Rohman, Faizur. (2017). Implikasi putusan mahkamah konstitusi nomor 69/PUU/XIII/2015 tentang perjanjian perkawinan terhadap tujuan perkawinan. Jurnal Hukum Dan Perlindungan Islam, 7(1). DOI : http://doi.org/10.15642/ad.2017.7.1.1-27R
Scheier, M.F; Weintraub, J.K; & Carver,C.S. 1986. “Coping with stress: Divergent strategies of optimists and pessimists”. Journal of Personality and Social Psychology. 51, (6), 1257-1264.
Scheier, M.F., Carver, C.S., & Bridges, M.W., 1994. “Distinguishing Optimism From Neuroticism (And Trait Anxiety, Self Mastery, And Self Esteem) : A Reevaluation of The Life Orientation Test”, Journal Of Personality and Sosial Psychology, 67, 1063-1078.
Seligman, Martin., P.E. (2008). MenginstalOptimisme. Bandung: PT Karya Kita.
Setiadi, Imam. (2016). Psikologi Positif: Pendekatan Saintifikasi Menuju Kebahagiaan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Diunduh pada https://books.google.co.id/books?id=WxlIDwAAQBAJ&pg=PA164&dq=psikologi+positif+tentang+optimisme&hl=en&sa=X&ved=2ahUKEwi9h-yO2-jrAhUFeisKHa0vAR0Q6AEwAHoECAAQAg#v=onepage&q=psikologi%20positif%20tentang%20optimisme&f=falseS
Slattery, Eadaoin., McMahon, Jennifer., & Gallagher, Stepher. (2017). Optimism and benefit finding in parents of children with developmental disablities: the role of positive reappraisaland social support. Research In Developmental Disabilities. DOI : http://doi.org/10.1016/j.ridd.2017.04.006T
Weinstein, N. D. 1980. Unralistic optimism about future life events. Journal of Personality and Social Psychology, Vol 64, 278-282.
Whelen dkk 1997. Distinguishing Optimism from Pesimism In Older Adult: is it More Important to be Optimistic or Not to be Pesimistic ? Journal ofPersonality and Social Psychology, Vol 62, 301-307














