Resiliensi Wanita yang Mengalami Perselingkuhan dalam Rumah Tangga di Sarirejo Lamongan

Authors

  • Faizatul Muniroh Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan
  • Muhimmatul Hasanah Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

DOI:

https://doi.org/10.55352/kpi.v2i1.211

Keywords:

Resiliensi, wanita, perselingkuhan rumah tangga

Abstract

Penelitina dilakukan untuk mengetahui bagaimanakah gambaran proses terjadinya resiliensi serta faktor-faktor yang mempengaruhinya dimana sebagai wanita tentu tidak mudah setelah diselingkuhi suaminya dan diceraikan mampu bertahan dalam keadaan tertekan dan bahkan berhadapan dengan kesengsaraan atau trauma yang dialami dalam kehidupannya, dan tidak mudah menjadi single parent yang berperan ganda mendidik dan mencari nafkah sendiri. Dampak dari perselingkuhan dan perceraian merupakan hal yang sangat berpengaruh kepada kepribadian wanita, keluarga, dan anak. Adanya faktor resiliensi yang berbeda-beda dari kondisi individu masing-masing, mampukah individu tersebut bertahan dalam keadaan tertekan, trauma ataupun kesengsaraan. Peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sarirejo Kabupaten Lamongan dengan 4 subjek single parent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis mengenai gambaran resiliensi memperlihatkan bahwa keempat subjek memiliki resiliensi yang baik. Karena individu-individu tersebut dapat meregulasi emosi-emosi negatif akibat terhianati secara efektif, sehingga tidak berlarut-larut dalam dalam emosi tersebut, dapat menyesuaikan diri dengan keadaan baru, mampu bertahan dalam keadaan tertekan dan mampu berperan ganda yaitu mendidik dan mencari nafkah. Faktor yang mempengaruhi wanita menjadi resilien adalah dukungan orang tua, dapat mendorong dan memotivasi untuk bangkit dari keterpurukan dan individu mampu bertahan karena ibu harus menjadi teladan bagi anaknya. Ibu adalah wanita pendidik pertama dalam keluarga bagi anaknya

References

Aniza Maulidya “Resiliensi Pada Wanita Yang Mengalami Perselingkuhan Dalam Rumah Tangga Dan Diceraikan Oleh Pihak Suami”(Skripsi Universitas Negeri Jakarta, 2015),9

Eka Priyanti, Peran Ibu Rumah Tangga Dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga, Vol.3(Jurnal DinaSmika, 2 Desember 2017), 4.

http://etheses.uin-malang.ac.id/2128/4/08410153_Bab_1.pdf(10:05), di akses pada tanggal 27 januari 2021.

Ida Ayu Pradnya Paramitha & Kadek Pande Ary Susilawati, “Resiliensi Perempuan Janda Nyerod Yang Pernah Mulih Deha” Jurnal Psikologi Udayana, 2006, 93.

Linda Azizah. “Analisis Perceraian Dalam Komplikasi Hukum Islam” Jurnal, IAIN Raden Intan Lampung, 2012.

Ranis Diyuh Sasongko, Frieda N.R.H & Eka Febriana K. “Resiliensi Pada Wanita Usia Dewasa Awal Pada Pasca Perceraian Di Sendangmulyo Semarang” Jurnal Universitas Di Ponegoro, 2012, 3.

Wiwin Hendriani, Resiliensi Psikologis (Surabaya; Prenadamedia Group, 2019), 51-57.

Wiwin Hendriani, Resiliensi Psikologis, 89

Zahratika Zalafi. “Dynamika Psikologis Perempuan Yang Mengalami Perselingkuhan Suami” (Skripsi, Universitas Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2015), 2.

Downloads

Published

2020-11-01