Kebijakan Diskusi

Kebijakan Diskusi Pascapublikasi dan Koreksi Artikel

1. Tujuan

KILMATUNA: Journal of Arabic Education mendukung diskusi akademik yang terbuka, konstruktif, dan bertanggung jawab setelah artikel diterbitkan. Kritik, komentar, pertanyaan, dan laporan mengenai kemungkinan kesalahan atau pelanggaran etika publikasi merupakan bagian penting dari upaya menjaga kualitas dan integritas karya ilmiah.

Setiap masukan akan dipertimbangkan secara objektif berdasarkan relevansi akademik, kejelasan informasi, dan bukti pendukung yang tersedia.

2. Kanal Penyampaian Komentar dan Kritik

Pembaca, peneliti, penulis, dan pihak lain dapat menyampaikan komentar, kritik, atau laporan mengenai artikel yang telah diterbitkan melalui kanal komunikasi resmi redaksi KILMATUNA: Journal of Arabic Education.

Kanal yang dapat digunakan meliputi:

  1. Email resmi redaksi, melalui alamat kontak yang tercantum pada halaman Contact jurnal.
  2. Surat atau komunikasi tertulis kepada editor, melalui sistem pengelolaan jurnal apabila tersedia.
  3. Kanal diskusi atau komentar pada artikel, apabila fitur tersebut tersedia dan diaktifkan oleh pengelola jurnal.

Pelapor dianjurkan menyebutkan judul artikel, nama penulis, volume dan nomor terbitan, DOI atau tautan artikel jika tersedia, uraian masalah, serta bukti atau referensi yang mendukung komentarnya.

Jurnal tidak menyatakan bahwa kolom komentar publik tersedia apabila fitur tersebut belum diaktifkan. Jika komentar disampaikan melalui kanal publik, publikasi komentar dapat dimoderasi untuk memastikan kesesuaian dengan etika akademik dan menghindari konten yang tidak relevan, menyerang pribadi, atau tidak didukung informasi yang memadai.

3. Pemeriksaan dan Verifikasi

Editor melakukan pemeriksaan awal terhadap komentar atau laporan yang diterima untuk menilai relevansi, kejelasan, dan kecukupan informasi yang disampaikan.

Apabila diperlukan, proses verifikasi dapat mencakup:

  • pemeriksaan kembali artikel dan sumber rujukan;
  • perbandingan data, metode, hasil, atau kutipan yang dipersoalkan;
  • permintaan dokumen atau bukti pendukung dari pelapor;
  • permintaan klarifikasi kepada penulis;
  • konsultasi dengan reviewer independen atau ahli yang relevan; dan
  • komunikasi dengan institusi terkait apabila masalah memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Identitas pelapor dan informasi yang diterima dijaga kerahasiaannya sejauh dimungkinkan oleh proses pemeriksaan dan ketentuan yang berlaku. Laporan tidak otomatis dianggap benar sebelum ditelaah berdasarkan bukti yang tersedia.

4. Hak Jawab Penulis

Penulis artikel yang menjadi objek komentar atau kritik diberi kesempatan yang wajar untuk menanggapi persoalan yang diajukan. Editor menyampaikan inti masalah dan meminta klarifikasi atau bukti yang relevan apabila diperlukan.

Tanggapan penulis dipertimbangkan bersama laporan awal dan bukti lain secara adil. Penulis berhak memberikan penjelasan, menunjukkan data atau sumber pendukung, serta mengusulkan koreksi jika ditemukan kesalahan yang dapat diperbaiki.

Hak jawab tidak menghalangi jurnal untuk mengambil tindakan editorial yang diperlukan apabila bukti menunjukkan adanya kesalahan serius atau pelanggaran etika. Penulis dan pelapor diharapkan menjaga komunikasi secara profesional dan menghindari serangan pribadi.

5. Keputusan dan Tindakan Editorial

Setelah menilai informasi dan tanggapan yang tersedia, editor menentukan tindak lanjut yang sesuai dengan sifat dan tingkat masalah.

Tindakan editorial dapat meliputi:

  1. Tidak ada tindakan lebih lanjut, apabila bukti tidak mendukung dugaan atau masalah tidak dapat diverifikasi.
  2. Klarifikasi atau diskusi akademik, apabila persoalan dapat diselesaikan melalui penjelasan ilmiah.
  3. Koreksi artikel, apabila ditemukan kesalahan yang perlu diperbaiki dan tidak merusak keandalan utama karya.
  4. Pemberitahuan editorial, apabila pembaca perlu diberi informasi mengenai persoalan yang sedang diperiksa atau keadaan tertentu yang memengaruhi interpretasi artikel.
  5. Retraksi artikel, apabila bukti menunjukkan bahwa artikel tidak dapat diandalkan secara substansial atau terdapat pelanggaran serius yang membenarkan retraksi.

Jika diperlukan, editor dapat meminta penilaian independen dan menghubungi institusi terkait. Keputusan dibuat secara proporsional berdasarkan bukti dan dicatat sesuai prosedur editorial jurnal.

6. Publikasi Komentar dan Koreksi

Apabila jurnal memutuskan untuk menerbitkan komentar, tanggapan, atau koreksi, materi tersebut harus relevan dengan artikel dan memenuhi standar akademik serta etika publikasi.

Komentar yang diterbitkan dapat disertai tanggapan penulis apabila relevan dan disetujui melalui proses editorial. Koreksi atau retraksi harus menjelaskan alasan tindakan secara jelas dan dikaitkan dengan artikel yang bersangkutan agar pembaca dapat memahami perubahan pada rekam publikasi.

Jurnal tidak menjamin bahwa setiap komentar akan diterbitkan. Keputusan publikasi mempertimbangkan mutu akademik, relevansi, bukti, dan kepatuhan terhadap kebijakan jurnal.

7. Kerahasiaan dan Etika Komunikasi

Seluruh pihak wajib menjaga komunikasi yang profesional dan menghormati hak serta reputasi pihak lain. Informasi pribadi atau dokumen yang tidak relevan tidak boleh disebarluaskan. Jurnal berupaya melindungi identitas dan data yang bersifat rahasia selama proses pemeriksaan, kecuali pengungkapan diperlukan secara sah atau untuk penanganan perkara.

Komentar yang berisi ancaman, pelecehan, diskriminasi, fitnah, atau serangan pribadi tidak akan diperlakukan sebagai diskusi akademik yang konstruktif dan dapat ditolak atau dimoderasi.

8. Komitmen Jurnal

KILMATUNA: Journal of Arabic Education berkomitmen memfasilitasi diskusi pascapublikasi yang adil, terbuka, dan berbasis bukti. Kebijakan ini diterapkan untuk mendukung koreksi ilmiah, melindungi integritas rekam publikasi, serta menjaga kepercayaan penulis dan pembaca.